webet188 Agen Bola webet188 bandar Bola webet188 Judi Bola webet188 Taruhan bola
  • Webet188 Minimal Deposite Rp. 25.000 - Dan Minimal Withdraw Rp. 50.000 - (Withdraw Tanpa Batas)..
  • Webet188 Cashback 10% Sportsbook Setiap Hari Senin Jam 12.00 Wib Minimal Kekalahan Deposit Rp. 100.000..

CONTACT INFO

    • 2AFFC28E
    • 7B98AC11
    • 2AC66*** (FULL)
    • +62852 8000 5522
    • WEBET188

Tak Ada Trofi Liga Champions dari Guardiola untuk Bayern

Tak Ada Trofi Liga Champions dari Guardiola untuk Bayern webet188
Webet188 – Tiga musim dan nihil trofi Liga Champions. Inilah catatan Pep Guardiola selama menangani Bayern Munich. Sudah pasti, tak bisa diganggu-gugat.

Guardiola datang ke Bayern setelah membangun reputasi bersama Barcelona dan setahun puasa melatih. Niat serius ditunjukkannya dengan belajar bahasa Jerman selama puasa melatih itu dan mempraktikkannya pada konferensi pers pertamanya dengan Bayern.

Wajar kalau fans Bayern antusias. Guardiola, bersama Barcelona-nya dulu, memenangi semua trofi yang bisa dimenangi di level teratas kancah sepakbola domestik, Eropa, dan dunia. Ada dua trofi Liga Champions yang ia persembahkan untuk Barca, yakni pada tahun 2009 dan 2011.

Untuk Bayern, yang sudah kelewat dominan di level domestik, kesuksesan boleh jadi diukur dari sejauh mana pencapaian mereka di level Eropa. Guardiola sendiri mengakui bahwa sukses atau tidaknya dia di Bayern bergantung pada trofi Liga Champions.

Terlebih, Guardiola datang menggantikan Jupp Heynckes, pria yang pada musim 2012/2013 mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Bayern.

“Saya pernah membaca di Munich bahwa tanpa memenangi Liga Champions, pekerjaan saya tidak akan lengkap. Saya harus menerimanya,” ujar Guardiola ketika itu.

Pada musim terakhirnya di Bayern, ketika ia sudah memutuskan untuk pindah ke Manchester City musim depan, Guardiola sekali lagi membawa skuatnya lolos ke semifinal.

Namun, sama seperti pada dua musim sebelumnya, Guardiola menemui kegagalan. Pada tiga musimnya di Bayern, ia selalu dikandaskan oleh tim-tim asal Spanyol di semifinal: oleh Real Madrid pada 2013/2014, oleh Barcelona pada 2014/2015, dan oleh Atletico Madrid pada 2015/2016.

Rabu (4/5/2016) dini hari WIB, di Munich, Guardiola menyaksikan timnya tersingkir kendati menang 2-1 atas Atletico. Sebuah gol dari Antoine Griezmann di awal-awal babak kedua membuat Atletico mengantongi satu gol tandang. Dengan agregat 2-2 dan satu gol tandang itu, Atletico mendapatkan keunggulan.

Kendati begitu, Guardiola tidak sepenuhnya kecewa. “Anda baru boleh kecewa ketika Anda tidak tampil bagus, ketika Anda pulang ke rumah dan merasa tidak mengerahkan kemampuan terbaik. Hari ini, saya tidak merasa seperti itu,” kata pria berusia 45 tahun ini.

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.
bca
mandiri
bri
bni
cimb
Klik Disini Chat Via WA