webet188 Agen Bola webet188 bandar Bola webet188 Judi Bola webet188 Taruhan bola
  • Webet188 Minimal Deposite Rp. 25.000 - Dan Minimal Withdraw Rp. 50.000 - (Withdraw Tanpa Batas)..
  • Webet188 Cashback 10% Sportsbook Setiap Hari Senin Jam 12.00 Wib Minimal Kekalahan Deposit Rp. 100.000..

CONTACT INFO

    • 2AFFC28E
    • 7B98AC11
    • 2AC66*** (FULL)
    • +62852 8000 5522
    • WEBET188

Madrid: Sempat Disorot, Kini Berpeluang Raih La Undecima

Madrid Sempat Disorot, Kini Berpeluang Raih La Undecima webet188
Webet188 – Real Madrid mengawali musim ini dengan sorotan. Namun, mereka menutupnya dengan manis –dengan kans untuk meraih gelar ke-11 Liga Champions.

Perlu diingat dulu bahwa Madrid mempekerjakan dua orang pelatih musim ini. Pelatih pertama, Rafael Benitez, mengalami turbulensi hebat, kendati pada kenyataannya dia masih mampu mempertahankan Madrid di papan atas La Liga.

Benitez harus berjuang dengan ekspektasi pendukung plus berbagai kabar konflik dari dalam. Sedari awal, muncul kabar bahwa Cristiano Ronaldo sudah tidak setuju dengan kehadiran Benitez. Beberapa pemain, juga dikabarkan tidak puas dengan Benitez lantaran tidak bisa memberikan garansi pada mereka untuk berada dalam starting XI.

Puncaknya adalah ketika Madrid kalah 0-4 dari Barcelona di Santiago Bernabeu. Ketika itu, La Liga baru berjalan 12 pekan. Namun, suara-suara yang menyerukan agar Benitez diganti dan Florentino Perez mundur dari jabatannya sebagai presiden sudah mulai muncul.

Benitez masih bertahan dan melalui enam pertandingan lagi di La Liga. Sampai akhirnya Madrid bermain imbang 2-2 melawan Valencia di Mestalla. Pada pertandingan berikutnya, yakni menghadapi Deportivo La Coruna, Madrid sudah bermain dengan dipimpin pelatih anyar, Zinedine Zidane.

Madrid selalu berputar di posisi dua besar sebelum kekalahan dari Barca tersebut. Namun, begitu mereka kalah di El Clasico episode satu musim ini tersebut, posisi mereka turun ke urutan ketiga. Sejak saat itu, Madrid selalu berada di posisi ketiga.

Zidane datang dengan situasi tim yang sedang tertinggal dengan selisih poin yang cukup signifikan dari Barca. Kini, Madrid memang masih berada di posisi ketiga, tetapi nilai mereka tinggal berjarak satu poin dari Barca dan juga Atletico Madrid.

Dengan dua laga tersisa di La Liga, bolehlah Madrid menggantungkan asa supaya dua pesaingnya itu terpeleset menjelang akhir, sementara mereka terus meraih kemenangan.

Di antara harapan untuk bisa mencuri trofi La Liga dari hadapan dua pesaingnya itu, Madrid (dan Zidane) juga sukes melaju ke final Liga Champions. Sebuah perjalanan yang tidak bisa dibilang mudah, mengingat mereka sempat dikalahkan VfL Wolfsburg 0-2 di perempatfinal, sebelum akhirnya membalikkan keadaan lewat kemenangan 3-0 di Bernabeu.

Di semifinal, Madrid berhadapan dengan Manchester City. Setelah bermain imbang 0-0 di Etihad pekan lalu, Madrid lolos setelah menang 1-0 di Bernabeu, Kamis (5/5/2016) dini hari WIB.

Satu-satunya gol Madrid pada laga itu tercipta lantaran sepakan Gareth Bale berbelok setelah mengenai kaki Fernando Reges. UEFA menyebutnya sebagai gol bunuh diri Fernando, tapi Bale tidak peduli. Bagi dirinya dan rekan-rekannya, yang penting timnya lolos ke final.

Kini, setelah mengawali musim dengan sorotan, mereka punya kesempatan untuk mengangkat trofi bergengsi, meraih La Undecima, sebutan untuk gelar ke-11 mereka.

“Alasan saya bergabung dengan Real Madrid adalah untuk menjuarai Liga Champions. Saya sudah memenanginya sekali dan saya mendapatkan kesempatan untuk memenanginya lagi,” kata Bale.

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.
bca
mandiri
bri
bni
cimb
Klik Disini Chat Via WA