webet188 Agen Bola webet188 bandar Bola webet188 Judi Bola webet188 Taruhan bola
  • Webet188 Minimal Deposite Rp. 25.000 - Dan Minimal Withdraw Rp. 50.000 - (Withdraw Tanpa Batas)..
  • Webet188 Cashback 10% Sportsbook Setiap Hari Senin Jam 12.00 Wib Minimal Kekalahan Deposit Rp. 100.000..

CONTACT INFO

    • 2AFFC28E
    • 7B98AC11
    • 2AC66*** (FULL)
    • +62852 8000 5522
    • WEBET188

Lewat Telepon, Ranieri Berterima Kasih kepada Hiddink

Lewat Telepon, Ranieri Berterima Kasih kepada Hiddink webet188

Webet188 – Gelar juara untuk Leicester City tak lepas dari ‘bantuan’ Chelsea. Karena itu, Claudio Ranieri berterima kasih kepada Guus Hiddink lewat telepon.

Leicester dipastikan sebagai juara Premier League 2015/2016 setelah Chelsea menahan imbang Tottenham Hotspur 2-2 dalam pertandingan pekan ke-36 di Stamford Bridge, Selasa (3/5/2016) dinihari WIB.

Chelsea sempat tertinggal 0-2 di babak pertama setelah Harry Kane dan Son Heung-min mencetak gol untuk Spurs. Tapi Chelsea bangkit di babak kedua dan membalas lewat gol-gol Gary Cahill dan Eden Hazard.

Usai pertandingan, Hiddink mengungkapkan bahwa Ranieri menelepon untuk mengucapkan terima kasih. Manajer Leicester itu berterima kasih untuk penampilan Chelsea di babak kedua.

“Setelah peluit panjang, beberapa menit setelah judo, saya mendapat telepon dari Ranieri, dia berterima kasih kepada kami khususnya apa yang kami lakukan di babak kedua dan saya memberi selamat kepadanya karena jadi juara,” ujar Hiddink seperti dilansir Guardian.

“Saya tidak melihat ada air mata karena itu bukan percakapan di Facetime (aplikasi video call, red) tapi suaranya sedikit gemetar. Dia bilang terima kasih lima kali, emosinya naik,” imbuhnya.

Hiddink menilai Leicester layak tampil sebagai juara. Manajer interim Chelsea itu memuji ketenangan Riyad Mahrez dkk. yang tetap bisa mengendalikan emosi meski menjadi kejutan besar di musim ini.

“Mereka pantas jadi juara, mungkin jadi sedikit kejutan untuk klub-klub mapan ketika mereka (Leicester) tampil begitu bagus. Mereka tidak meledak-ledak, tidak ada tensi ketika mereka mulai mencium gelar juara,” kata Hiddink.

Claudio Ranieri mengantar Leicester City jadi juara Premier League musim ini. Dia menjadi manajer asal Italia ketiga yang punya medali juara Premier League.

Leicester dipastikan tampil sebagai juara setelah Tottenham Hotspur hanya bermain imbang 2-2 dengan Chelsea. Mengumpulkan 77 poin dari 36 pertandingan, Leicester sudah tak mungkin lagi dikejar Spurs yang punya 70 poin.

Di bawah arahan Ranieri, Leicester membukukan 22 kemenangan, 11 hasil imbang, dan cuma tiga kali kalah.

“Saya sangat bangga. Saya senang untuk para pemain, untuk Chairman, untuk staf di Leicester City, semua pendukung kami dan komunitas Leicester. Ini adalah perasaan yang luar biasa dan saya sangat senang untuk semuanya,” ujar Ranieri seperti dikutip dari BBC.

Ranieri bukan orang Italia pertama yang sukses menjuarai Premier League sebagai manajer. Sebelumnya, ada Carlo Ancelotti dan Roberto Mancini.

Ancelotti lebih dulu membawa Chelsea menjadi juara Premier League pada 2009/2010. Dua musim berikutnya, giliran Mancini yang sukses bersama Manchester City.

Bagi Ranieri, ini adalah gelar juara liga pertamanya di level tertinggi selama menjadi manajer. Pria asal Italia itu meraihnya di usia 64 tahun.

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.
bca
mandiri
bri
bni
cimb
Klik Disini Chat Via WA